Senin, 04 Oktober 2010

Fenomena Lubang Besar Di Permukaan Bumi

Pekan lalu Xinhua mengeluarkan daftar sepuluh lubang bumi yang menakjubkan. Apabila melihat lubang-lubang bumi ini, mungkin kita sadar betapa kecilnya kita di atas bumi ini. Lubang ini tidak hanya luar biasa, akan tetapi beberapa di antaranya benar-benar menakutkan. Berikut adalah kedelapan lubang besar dan dalam tersebut.


1.Darvaza Gas Crater, Turkmenistan

Lubang gas alam ini mulai ditemukan para ahli geologi pada tahun 1971, ketika pada saat itu sedang menggali untuk mencari gas alam lalu secara tiba-tiba tanah galian yg ada di bawahnya ambles, dan meninggalkan lubang yang sangat besar. Guna menghindari gas beracun yg keluar dari lubang tersebut maka lubang itu dibakar, dan apinya masih menyala hingga saat ini.





2. Kimberley Big Hole

Lubang ini adalah yang terbesar yang pernah digali manusia di atas bumi ini. Dari tahun 1866 hingga 1914 (ditutup pemerintah) sebanyak 50.000 penambang telah menggali lubang ini dan menghasilkan 2.722 kg berlian. Pertambangan ini mempunyai kedalaman 1.097 meter dan garis tengah lubang ini adalah 463 meter. Jumlah tanah yang terbuang oleh penambangan diperkirakan sekitar 22,5 juta ton. Lokasinya berada di Kimberly, Afrika Selatan.












3. Monticello Dam

Lubang ini merupakan spillway terbesar di dunia yang berguna ketika bendungan dalam kondisi kelebihan air yang harus dilimpaskan dari waduk. Dengan ukuran ini mampu melimpaskan 14.400 kaki kubik air setiap detik. Lokasi lubang ini berada di Bendungan Monticello, California, Amerika.







4. Bingham Canyon Mine

Lubang ini dibuat manusia untuk pertambangan tembaga. Pengerukan dimulai pada tahun 1863 dan masih terus berlangsung sampai sekarang. Pada saat ini ukuran lubang adalah dengan kedalaman 1.207 meter dan lebar 4.023 m. Lokasinya berada di pegunungan Oquirrh, Salt Lake City, Utah, Amerika.







5. Great Blue Hole

Lubang ini terbentuk sejak zaman es yang dikenal sebagai “blue hole”. Terdapat banyak “blue hole” di seluruh dunia, tetapi tidak seperti yang menakjubkan ini. Pada permukaan diameter lubang adalah 1.000 kaki, dengan kedalaman mencapai 400 kaki. Dengan jelas bisa diamati dengan menyelam. Lokasinya terletak 60 mil di lepas pantai Belize, Amerika Tengah.






6. Mirny Diamond Mine

Ketika dulu beroperasi sebuah truk memakan waktu dua jam dari atas hingga ke bawahnya. Pertambangan ini telah ditinggalkan. Pada kedalaman 525 meter dan diameter di atas 1.200 meter, bahkan telah ditetapkan larangan terbang di atas zona lubang karena beberapa helikopter pernah jatuh ke dalam lubang tersebut. Lokasinya berada di Serbia.








7. The Diavik Mine

Pertambangan ini dibuka tahun 2003 yang menghasilkan 8 juta karat atau sekitar 1.600 kg berlian setiap tahunnya. Pertambangan ini terletak di 300 km Yellowknife di timur laut Kanada.







8. Sinkhole

Pada tahun 2007 terjadi sebuah sinkhole atau lubang sedalam 300 kaki yang sanggup menelan Patung Liberty. Amblesnya tanah ini menelan puluhan rumah di Guatemala yang menewaskan 2 orang dan menyebabkan ribuan orang dievekausi. Lubang ini terjadi akibat hujan lebat dan aliran pembuangan bawah tanah sehingga permukaan tanah roboh.




9.Udachnaya Pipe

Pertambangan ini merupakan tambang permata yang rencananya akan berhenti tahun 2010. Tambang ini ditemukan tahun 1955 dengan kedalaman 600 meter. Lokasinya berada di Rusia.







10. Chuquicamata
Chuquicamata adalah pertambangan tembaga di Chili. Meski bukan yang terbesar di dunia, lubang di pertambangan ini penghasil tembaga terbesar di dunia dengan kedalaman lebih 850 meter.

Jumat, 24 September 2010

Yonaguni Monument (Bawah Laut)

Yonaguni Monument terletak di barat daya Okinawa, Jepang, mengambil nama pulau kecil Yunaguni, di barat kepulauan Ryukyu, pulau yang membentang dari Kyushu ke Taiwan.
Pada bulan Juli 1986, Kihachiro Aratake, pemilik diveshop pada Yunaguni Island, tersesat di luar parimeter keamanan penyelaman, namun apa yang ditemukan sangat menakjubkan, seperti sebuah candi dengan struktur kira-kira panjang 240 kaki, dengan lebar 90 kaki, dan sejak itu pula menjadi perdebatan para geolog, arkeolog, dan sejarawan.
Masaaki Kimura, seorang profesor di Universitas Ryukyu dari Departemen Ilmu Fakultas, mengatakan"berdasarkan fosil-fosil hewan yang ditemukan di monumen tersebut, kira-kira Yonaguni Monument, tercipta sejak 6.000 sampai 10.000 tahun," sedangkan Robert Schoch yang dikenal redating tentang Sphinx, berpendapat "ini proses alami erosi yang sangat fundamental, spektakuler, sesuai dengam arus bawah air yang sangat kuat, telah membawa batu-batu saling bersusun sendiri, memberikan gari-garis erosi paralel dari waktu ke waktu, menciptakan fitur sudut dari Monument.

Para ilmuwan lainnya tidak setuju, karena bagaimanapun banyak fitur di sekitar monumen, termasuk apa yang nampak sebagai "pasca lubang," terlebih dengan susunan tangga, dan kesamaan struktur di sekitar pulau Yonaguni, hal itu tidak mungkin karena murni alami.
Pada akhirnya seluruh ilmuwan sepakat pada kesimpulan, bahwa struktur kemungkinan besar "terraformed," di mana tercipta karena fitur alami monumen, juga ada penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan "mereka" pada jamannya.
Sampai sekarang biarpun seakan para geolog, arkeolog, ilmuwan sepakat tentang adanya campur tangan manusia dalam penciptaan Yonaguni Monument, namun sebagian ilmuwan lebih percaya bahwa arus kuat dan erosi telah mengukir formasi dari dasar laut, ini berdasarkan pada salah satu batu disatukan bukan oleh pembangunan.
Yonaguni Monument terus menjadi daya tarik para wisatawan untuk menyelam dengan kedalaman sekitar 30 meteran, dengan catatan penyelam berpengalaman berlisensi harus berusaha sendiri untuk mencari Monumen tersebut, dan ternyata itu tidak mudah untuk ditemukan, karena seakan Yonaguni Monument antara ada dan tiada. (sakti, dari berbagai sumber)
Yonaguni Monument, Dunia Landmark Misterius ( 3 )Yonaguni Monument, Dunia Landmark Misterius ( 3 )Yonaguni Monument, Dunia Landmark Misterius ( 3 )Yonaguni Monument, Dunia Landmark Misterius ( 3 )Yonaguni Monument, Dunia Landmark Misterius ( 3 )Yonaguni Monument, Dunia Landmark Misterius ( 3 )


Kamis, 23 September 2010

Black Hole



Lubang hitam adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Medan gravitasi begitu kuat sehingga 8kecepatan lepas di dekatnya mendekati kecepatan cahaya. Tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata "hitam". Istilah "lubang hitam" telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah lubang dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat diamati.
[sunting] Landasan Teori

Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Pada saat ini banyak astronom yang percaya bahwa hampir semua galaksi dialam semesta ini mengelilingi lubang hitam pada pusat galaksi.

Adalah John Archibald Wheeler pada tahun 1967 yang memberikan nama "Lubang Hitam" sehingga menjadi populer di dunia bahkan juga menjadi topik favorit para penulis fiksi ilmiah. Kita tidak dapat melihat lubang hitam akan tetapi kita bisa mendeteksi materi yang tertarik / tersedot ke arahnya. Dengan cara inilah, para astronom mempelajari dan mengidentifikasikan banyak lubang hitam di angkasa lewat observasi yang sangat hati-hati sehingga diperkirakan di angkasa dihiasi oleh jutaan lubang hitam.


* Asal Mula Lubang Hitam 

Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan gaya gravitasinya sendiri. Banyak obyek (termasuk matahari dan bumi) tidak akan pernah menjadi lubang hitam. Tekanan gravitasi pada matahari dan bumi tidak mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan nuklir dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah yang menang.

* Pertumbuhannya 

Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga jarak yang aman dari lubang hitam akan tersedot. Berlainan dengan reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam dapat menyedot apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat menyedot material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya bisa menarik materi yang lewat sangat denkat dengannya. Contoh : bayangkan matahari kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti bumi dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang sama dengan saat ini dan tidak tersedot masuk kedalamnya. Bahaya akan mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam, dimana hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta mil dari matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan cara bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu lubang hitam yang lebih besar

http://id.wiki.detik.com/wiki/Lubang_hitam

Fenomena Sun Dogs (matahari ada 3)

Kalau suatu saat lihat ada 3 buah matahari di langit, jangan panik!
bukan berarti kiamat sudah dekat. Ini adalah fenomena alam yang disebut sebagai sundog/parelion. 

Fenomena dimana matahari terlihat berjumlah 3 buah. Nama ilmiahnya parhelion, sama dengan parhelia, dari bahasa Yunani parēlion,disebut juga matahari tiruan adalah sebuah fenomena atmosfer yang menciptakan titik-titik terang cahaya di langit, berbentuk sebuah cincin atau lingkaran bercahaya di kedua sisi matahari, dibentuk oleh kristal es.
Sundogs mungkin sebagai cerminan cahaya ke kiri atau kanan dari matahari.Sundogs yang terbaik dan yang 
paling mencolok terlihat adalah ketika matahari rendah.


Sun dog atau sundog, yang memiliki nama ilmiah parhelion atau parhelia
{dari bahasa Yunani parēlion, (παρήλιον), παρά (beside) + ήλιος (sun), "beside the sun"}
juga dipanggil "mock sun" adalah sebuah fenomena di atmosfer yang menimbulkan
suatu titik yang terang di langit, sering berupa cincin atau halo
di kedua sisi matahari.

Sundogs dapat muncul sebagai cahaya berwarna disebelah kanan atau kiri matahari.
Di kejauhan 22° (atau lebih) pada ketinggian yang sama dengan matahari pada horizon.
Sundogs dapat muncul di mana saja dibelahan bumi manapun pada musim apa saja.
Meskipun demikian, penampakanya tidak selalu jelas dan terang.
Sundogs paling menyolok terlihat pada saat matahari berada di posisi yang rendah.


PENYEBAB

Sundogs terbentuk dari plat es kristal berbentuk hexagonal pada awan sirus yang tinggi
dan dingin, atau bisa juga terbentuk pada cuaca yang sangat dingin oleh kristal
yang bernama "diamond dust" yang melayang di udara pada ketinggian yang rendah.

Sundogs terbentuk saat cahaya memasiki bagian prisma secara hampir vertikal dari kristal
dan keluar melalui bagian lainnya dengan sudut inklinasi 60° dari sudut datang.

Terdapat jaring pembiasan (net refraction) dari setiap face dan cahaya di dispersi
menjadi warna-warni. Sudut deviasi minimal adalah ~22°, tidak terdapat suatu sudut
pembiasan tunggal yang melalui kristal.
Ini berkaitan dengan jarak batas dalam dari sundogs terhadap matahari saat
sundogs berada pada posisi rendah.

Seiring dengan matahari merangkak naik, cahaya yang melalui kristal bertambah
tegak lurus dari horiontal plane. Sudut deviasinya meningkat dan sundogs menjauh
dari matahari. Namun, altitudenya selalu sama dengan matahari.

Sundogs berwarna merah pada sisi yang paling dekat dengan matahari,
semakin jauh, warna bergradasi menjadi oren sampai biru. Meskipun demikian,
penumpukan warna (color overlap) lebih kuat sehingga sundogs tidak pernah
berwarna murni. Warna-warna dari sundog pada akhirnya bergabung pada parhelic
circle menjadi berwarna putih.


Selasa, 31 Agustus 2010

Hujan Meteor Lyrids di Indonesia

Hujan Meteor Lyrids Warnai Langit Malam Indonesia. Waw sungguh indah fenomena alam Hujan Meteor Lyrids yang terjadi mulai pada malam hari ini sampai dengan tanggal 26 April 2010, ini bukanlah fenomena yang biasa tapi cukup bisa di bilang luar biasa karena terjadinya tidak setiap bulan hanya akan terjadi tahunan saja. Semestinya di indonesia kejadian dari salah satu kekuasaan Tuhan selain keberadaan Sungai di Bawah Laut Mexico dapat di lihat pada langit indonesia lepas tengah malam ini, namun sayang sekali pada malam ini saya lihat langit di bandung cukup gelap karena terjadi turun hujan air mulai sore tadi.

Kalau menurut dari peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional(Lapan) bernama Thomas Djamaluddin, puncak indah nya Hujan Meteor Lyrids akan terjadi pada tanggal 21-22 April 2010 kita bisa dapati jika memang memungkinkan bakalan ada sekitar 10 meteor yang melintas indah di atas langit malam setiap jam nya. Waaah pengen lihat nih mudah-mudahan saja langit malam di bandung pada puncak hujan meteor tersebut tidak mendung, siapa tahu kan bisa melihat dengan jelas fenomena alam ini.
hujan-meteor-lyrids
hujan-meteor-lyrids
Thomas Djamaluddin mengatakan, “Biasanya pada saat-saat tertentu terjadi lonjakan meteor, tapi tahun ini normal,” coba yah tahun ini ada kenaikan jumlah meteor yang terlihat, pasti akan lebih banyak yang muncul di setiap jam nya. Penemuan Meteor dari komet Tatcher tersebut mulai di ketahui dan di teliti sejak 2600 tahun lalu, wiw ane belum di rencakan untuk dilahirkan tuh kayaknya. heheh
Jika menurut para peneliti Lapan Indonesia, hujan meteor tahunan yang dapat terlihat tahun 2010 ini bisa kita lihat dengan posisi di dekat rasi Lyra, letaknya di antara horison hingga atas langit sebelah timur laut. Dengan kondisi sudah mulai memasuki musim kemarau dan hujan juga sudah mulai berkurang(waah di bandung masih sering hujan tapi) hujan meteor lyrids ini dapat dilihat tanpa terhalang oleh awan, ya jika tidak mendung atau akan turun hujan. Kira-kira kita bisa melihat nya mulai pukul 01:00 selepas tengah malam sampai menjelang subuh deh pokoknya.
Fenomena dari Hujan Meteor tahun 2010 ini dapat dilihat dengan cukup jelas sekali di kawasan bumi di belahan utara, mungkin di indonesia yang berada di daerah Garis Khatulistiwa dan posisi terjadi nya fenomena tahunan ini berada di horison maka agak sulit terlihat namun tetap bisa terlihat walau agak terhalang oleh pepohonan, begitu deh kira-kira ungkap salah satu astronom dari Observatorium Bosscha Evan Irawan Akbar.
Menurut para peneliti atau astronom yang memperhatikan kejadian alam ini yang terjadi setiap 415 tahun dekat bumi merupakan kejadian yang sudah biasa, tetap saja bagi orang awam seperti saya ini merupakan sebuah kejadian yang cukup luar biasa siapa tahu bisa minta Clara Adelin Supit ketika meteor tersebut melintas diatas langit malam(hahahah).
Hujan meteor tahunan ini terjadi akibat lapisan es pada komet mencair ketika lintasan orbit nya mendekati matahari, partikel debu, es, batu yang dihasilkan komet tersebut terbakar di atmosfir sebelum jatuh ke bumi. Menurut Evan, tahun 2010 ini ada 11 hujan meteor yang besar termasuk Lyrids. Setiap tahun, bumi disiram sekitar 25 ribu ton debu angkasa.

http://seobloggerinc.org/news/hujan-meteor-lyrids-warnai-langit-malam-indonesia.html

iPhone

iPhone 3gs


iPhone
iPhone adalah telepon genggam revolusioner yang diproduksi oleh Apple Inc. yang memiliki fungsi kamera, pemutar multimedia, SMS, dan voicemail.
Selain itu telepon ini juga dapat dihubungkan dengan jaringan internet, untuk melakukan berbagai aktivitas misalnya mengirim/menerima email, menjelajah web, dan lain-lain. Antarmuka dengan pengguna menggunakan layar sentuh multi-touch (atau bisa juga disebut dengan layar sentuh kapasitif) dengan papan ketik virtual dan tombol.

Generasi

  • iPhone generasi pertama, mulai dipasarkan pada 29 Juni 2007 di AS dengan harga US$499 untuk model 4GB dan US$599 untuk model 8GB (tetapi dengan syarat harus kontrak dengan AT&T selama 2 tahun).
  • Generasi kedua, yang bernama iPhone 3G (karena disertai dengan fitur 3G) diluncurkan di berbagai negara pada 11 Juli 2008 dengan harga US$199 untuk model 8GB dan US$299 untuk model 16GB (tetapi dengan syarat kontrak dengan AT&T selama 2 tahun).
  • Generasi ketiga atau iPhone 3GS, diluncurkan pada tanggal 17 Juni 2009, dengan harga US$199 untuk model 16GB dan US$299 untuk model 32GB.

Spesifikasi

Kamera yang terpasang memiliki resolusi 2 megapixel untuk generasi iPhone pertama dan iPhone 3G, dan 3,2 megapixel untuk iPhone 3GS. Namun, iPhone generasi pertama dan 3G tidak dapat merekam video. Tetapi dengan bantuan pihak ketiga yang banyak membuat aplikasi, hampir semua kekurangan tadi dapat diatasi. Selain itu telepon ini juga memiliki perangkat lunak yang dapat mengunggah foto. iPhone dapat memainkan video, sehingga pengguna dapat menonton televisi atau film. iPhone memiliki hampir 100 ribu aplikasi yang dijual di iTunes di computer, maupun di Apps Store langsung di iPhone. Para pengguna iPhone bahkan dapat langsung membeli dan mengunduh aplikasi yang dijual di Apps Store, asalkan tidak melebihi 10MB. Sistem operasi iPhone adalah versi ringan Mac OS X tanpa berbagai komponen yang tidak diperlukan. Sistem operasi ini memakan ruang kurang lebih sebanyak 250MB. Sistem operasi dapat diupdate berkala melalui iTunes secara gratis. Dalam waktu dekat, iPhone sendiri akan segera meluncurkan [1] yang jauh lebih baik dari seri pendahulunya.


 www.wikipedia.com

Kamis, 26 Agustus 2010

Taos Hum

Description:

The essential element that defines the Hum is what is perceived as a persistent low-frequency sound, often described as being comparable to that of a distant diesel engine idling, or to some similar low-pitched sound for which obvious sources (e.g., household appliances, traffic noise, etc.) have been ruled out.
Other elements seem to be significantly associated with the Hum, being reported by an important proportion of hearers, but not by all of them. Many people hear the Hum only, or much more, inside buildings as compared with outdoors. Many also perceive vibrations that can be felt through the body. Earplugs are reported as not decreasing the Hum. The Hum is often perceived more intensely during the night.
In the Unsolved Mysteries segment called "Mystery Hum", a tape re-creation of the Taos Hum was used for this segment. Robert Stack reported that one of the "Hum sufferers" created the audio tape, mainly for the purpose in that particular segment. This was done since their audio equipment didn't pick up low-frequency sounds very well, and so that the show's viewers and other non-"Hum sufferers" would get an idea of what the actual auditory phenomenon sounded like.
On 15 November 2006, Dr. Tom Moir of the University of Massey in Auckland, New Zealand made a recording of the Auckland Hum and has published it on the university's website.The captured hum's power spectral density peaks at a frequency of 56 hertz. In 2009, the head of audiology at Addenbrooke's Hospital in Cambridge, Dr. David Baguley said that he believed people's problems with hum were based on the physical world about one-third of the time and the other two-thirds stemmed from people focusing too keenly on innocuous background sounds.

History:
It was during the 1990s that the Hum phenomenon began to be reported in North America and to be known to the American public, when a study by the University of New Mexico and the complaints from many citizens living near the town of Taos, New Mexico, caught the attention of the media. However, in the 1970s and 1980s, a similar phenomenon had been the object of complaints from citizens, of media reports and of studies. It is difficult to tell if the Hum reported in those earlier cases and the Hum that began to be increasingly reported in North America in the 1990s should be considered identical or of different natures. During the last decade, the Hum phenomenon has been reported in many other cities and regions in North America and Europe and in some other regions of the world.

Some possible explanations:

Some explanations of hums for which no definitive source has been found have been put forth. These include:


Tinnitus

Generated by the body, the auditory or the nervous system, with no external stimulus. However, the theory that the Hum is actually tinnitus fails to explain why the Hum can only be heard at certain geographical locations, to the degree those reports are accurate. There may exist individual differences as to the threshold of perception of acoustic or non-acoustic stimuli, or other normal individual variations that could contribute to the fact that some people in the population perceive the Hum and others do not.
While hypothesized to be a form of low frequency tinnitus such as the venous hum, some sufferers claim it is not internal being worse inside their homes than outside. However, others insist that it is equally bad indoors and outdoors. More mystery is added as some only notice the Hum at home, while others hear it everywhere they go. Some reports indicate that it is made worse by attempted soundproofing (e.g., double glazing), which only serves to decrease other environmental noise, thus making the Hum more apparent. Tinnitus is also generally worse in places with less exterior sound.
People who both suffer from tinnitus and hear the Hum describe them as qualitatively different, and many hum sufferers can find locations where they do not hear the hum at all. An investigation by a team of scientists in Taos dismissed the possibility that the Hum was tinnitus as highly unlikely.


Spontaneous otoacoustic emissions

Human ears generate their own noises, called spontaneous otoacoustic emissions, which about 30% of people hear. The people that hear these sounds typically hear a faint buzzing or ringing, especially if they are otherwise in complete silence, but most people don't notice them at all.


Colliding ocean waves

Researchers from the USArray Earthscope have tracked down a series of infrasonic humming noises produced by waves crashing together and thence into the ocean floor, off the North-West coast of the USA. Potentially, sound from these collisions could travel to many parts of the globe.

kerumah audhy

kerumah audhy bareng bella fika, dijalan sih seru tapi jauhnya itu loh -_- mana panas, lagi puasa pula

new blog

bikin blog lagi buat tugas pak hilman -_- , mau buat dirumah modem di bawa. yah gue ke rumah nimas trus buat deh :)